Is All About Extraordinary

Senin, 26 Desember 2011

Tarian Kebudayaan Kalbar

kapuashulukab.go.id - Bangsa Dayak di Kalimantan Barat terbagi berdasarkan sub-sub ethnik yang tersebar diseluruh kabupaten di Kalimantan Barat. Berdasarkan Ethno Linguistik dan cirri cultural gerak tari Dayak di Kalimantan Barat menjadi 4 besar yakni: 
  1. Kendayan / Kanayatn Grop : Dayak Bukit (ahe), Banyuke, Lara, Darit, Belangin, Bakati” dll. Wilayah penyebarannya di Kabupaten Pontianak, Kabupaten Landak, Kabupaten Bengkayang, dan sekitarnya.
  2. Ribunic / Jangkang Grop : Dayak Ribun, Pandu, Pompakng, Lintang, Pangkodatn, Jangkang, Kembayan, Simpakng, dll. Wilayah penyebarannya di Kabupaten Sanggau Kapuas, Balai Bekuak Kabupaten Ketapang dan sekitarnya. 
  3. Iban / Ibanic : Dayak Iban dan sub-sub kecil lainnya, Mualang, Ketungau, Kantuk, Sebaruk, Banyur, Tabun, Bugau, Undup, Saribas, Desa, Seberuang, dan sebagainya. Wilayah penyebarannya di Kabupaten Sambas (perbatasan), Kabupaten Sanggau / malenggang dan sekitarnya (perbatasan) Kabupaten Sekadau (Belitang Hilir, Tengah, Hulu) Kabupaten Sintang, Kabupaten Kapuas Hulu, Serawak, Sabah dan Brunai Darusalam. 
  4. Tamanic Grop : Taman, Tamambaloh dan sub nya, Kalis, dan sebagainya. Wilayah penyebarannya di Kabupaten Kapuas Hulu. 
  5. Selain terbagi menurut ethno linguistik yang terdata menurut jumlah besar groupnya, masih banyak lagi yang belum teridentifikasikan, karena menyebar dan berpencar dan terbagi menjadi suku yang kecil-kecil. Misalnya Dayak di Kabupaten Ketapang, daerah Persaguan, Kendawangan, daerah Kayong, Sandai, daerah Krio, Aur kuning. Daerah Manjau dsb. 
  6. Kemudian Dayak daerah Kabupaten Sambas, yaitu Dameo / Damea, Sungkung daerah Sambas dan Kabupaten Bengkayang dan sebagainya. Kemudian daerah Kabupaten Sekadau kearah Nanga Mahap dan Nanga Taman, Jawan, Jawai, Benawas, Kematu dan lain-lain. Kemudian Kabupaten Melawi, yaitu: Linoh, Nyangai, Ot Danum ( masuk kelompok kal-teng), Leboyan dsb. Kemudian Kapuas Hulu diantaranya: Suhaid / suaid, Mentebah, Suruk, Punan, Bukat, Kayan ( masuk kelompok kal-tim), Manday dan sebagainya.


Pembagian berdasarkan ethnolinguistik sangatlah menarik untuk di kaji dan perkuat berdasarkan Observasi, analisa, dan study lapangan. Maka berdasarkan grop terbesar masing-masing kelompok, tari Dayak di Kalimantan Barat, terbagi sebagai berikut: Kelompok Kendayan / Kanayatn grop, sampai kepada Jangkang grop, gerak tarinya mempunyai cirri yang rancak atau keras, menghentak, kejang-kejang, stakato. 

Untuk Kabupaten Sanggau Kapuas gerakan tersebut mulai timbul variasi, ada yang lembut dan ada juga yang keras. Pengaruh tari dari wilayah Kendayan grup Kabupaten Pontianak menyebar berdasarkan arah mata angin dalam radius tertentu, sampai ke Sanggau Kapuas.

Hal ini di karenakan Kelompok kendayan /kanayatn (Bukir / ahe) mayoritas bermukim di Kabupaten Pontianak, Landak, dekat dengan kota pantai ( Pontianak, Mempawah dsb yang merupakan pintu masuk kedaerah pedalaman, hingga dapat menjadi filter demikian juga dapat mengalkulturasikan gerak tari “nya” dan yang mempengaruhinya. menyebabkan pengaruh penyerapan budaya yang secara lansung menyentuh pada komunitasnya. 

Hal ini juga secara filosofis dipengaruhi karaktaristik masyarakatnya yang keras ( karna berhadapan dengan budaya urban ) hingga mempengaruhi cultur social di bidang kesenian tarinya. Cirri stakato dan hentakan-hentakan lebih dominan pada kaki dan tangan, terutama tumit (Kendayan grop), demikian juga iringan musiknya mempunyai irama yang berdinamika, keras, tegas (walaupun umumnya suku Dayak lebih mengambil objek tari yang terdapat pada alam). 

Ibanik / grop, mulai dari kabupaten Sekadau, sampai ke kapuas hulu serta kelompok Tamanik dan Dayak yang lainnya yang bermukim di daerah Kapuas Hulu Kalimantan Barat, mempunyai cirri gerak yang lembut, tegas, lincah, mempunyai gerak yang kontinyu(mengalir).

Dominan ciri gerak tampak pada pinggul, kaki melangkah menyilang, dan cirri gerak tangan banyak menirukan gerak alam, burung-burung, cirri simetris (sebangun) dan gerak asimetris (tidak sebangun) tidak terlalu mendominasi walaupun ada untuk Dayak Kapuas Hulu. 

Sedangkan instrumen musiknya variatif baik musik tetabuhan maupun musik sapek. Tidak sekeras, dan stakato seperti wilayah Kabupaten Pontianak sampai ke Kabupaten Sanggau. Ciri-ciri gerak tari kelompok Ibanic Grop, mulai dari Kabupaten Sekadau sampai Kapuas Hulu tidak banyak mengalkulturasi atau tersentuh gerak tari luar (urban), karena ketika pendatang yang membawa kesenian luar tiba, mereka terfilter dan tertranspormasi diwilayah yang disinggahi pertama, baru kemudian menyebar ke daerah lainnya demikian juga ciri gerak kelompok Kapuas Hulu lainnya, kecuali Dayak Suaid ( terpengaruh gradasi budaya karena pengaruh masuknya agama kristiani di masa lalunya) Untuk suku Dayak Kayan dengan sub nya gerak tarinya lebih halus lagi dan lembut sesuai dengan iringan musik sapeknya, demikian juga yang bermukim di Serawak maupun Kalimantan Timur, dan suku serumpunnya yakni Dayak Kenyah.


Pesona Kapuas Hulu dari Kebudayaan dan Pariwisata

Kali ini kami akan membahas pesona INDONESIA yang datang dari Kabupaten Ujung KALBAR yaitu Kab. Kapuas Hulu yang juga kaya akan pesona Budaya dan Wisatanya
kapuashulukab.go.id - Kebudayaan Daerah Kapuas Hulu terdiri dari dua etnis besar yaitu Dayak dan Melayu yang memiliki tradisi seni dan budaya serta peninggalan sejarah purbakala yang mempunyai daya tarik tersendiri sebagai salah satu obyek wisata dan juga sebagai unsur penunjang terciptanya Sapta Pesona Industri Pariwisata.

Keunikan seni budaya masyarakat Dayak dan Melayu yang tumbuh dan berkembang secara tradisional yang mempunyai karakteristik tersendiri yang masih bersifat alami, namun di sisi lain adanya beberapa nilai tertentu yang mengalami kondisi krisis akibat pengaruh arus globalisasi dan budaya asing tetapi tidak mengurangi dari norma-norma adat istiadat budaya kedua etnis tersebut.

Mengenal Lebih dekat Pulau Kalimantan

id.wikipedia.org - Pulau Kalimantan adalah pulau terbesar ketiga di dunia dengan luas 743,330 km² berada pada kordinat 1°00′ LU 114°00′ BT. Pulau ini terletak di sebelah utara Pulau Jawa dan di sebelah barat Pulau Sulawesi. Pulau Kalimantan terkenal dengan julukan "Pulau Seribu Sungai" karena banyaknya sungai yang mengalir di pulau ini.

Dalam arti luas "Kalimantan" meliputi seluruh pulau yang juga disebut dengan Borneo, sedangkan dalam arti sempit Kalimantan hanya mengacu pada wilayah Indonesia.


Menurut dari C.Hose dan Mac Dougall, nama "Kalimantan" berasal dari 6 golongan suku-suku setempat yakni Dayak Laut (Iban), Kayan, Kenya, Klemantan, Munut, dan Punan.
Jika ditilik dari bahasa Jawa, nama Kalimantan dapat berarti "Sungai Intan”.

Pulau Kalimantan berada di tengah-tengah Asia Tenggara karena itu pulau ini banyak mendapat pengaruh budaya dan politik dari pulau-pulau sekitarnya. Sekitar tahun 400 pulau Kalimantan telah memasuki zaman sejarah dengan ditemukan prasasti Yupa peninggalan Kerajaan Kutai tetapi perkembangan kemajuan peradaban relatif lebih lambat dibandingkan pulau lain karena kendala geografis dan penduduk yang sedikit.

Pulau Kalimantan dahulu terbagi menjadi 3 wilayah kerajaan besar: Brunei, Sukadana/Tanjungpura dan Banjarmasin. Tanjung Dato adalah batas wilayah Brunei dengan Sukadana/Tanjungpura, sedangkan Tanjung Sambar batas wilayah Sukadana/Tanjungpura dengan wilayah Banjarmasin.

Di zaman Hindia-Belanda, Kalimantan dikenal sebagai Borneo. Ini tidak berarti nama Kalimantan tidak dikenal. Dalam surat-surat Pangeran Tamjidillah dari Kerajaan Banjar pada tahun 1857 kepada pihak Residen Belanda di Banjarmasin ia menyebutkan pulau Kalimantan, tidak pulau Borneo. Ini menunjukkan bahwa di kalangan penduduk, nama Kalimantan lebih dikenal dari pada nama Borneo yang dipakai dalam administrasi pemerintahan kolonial Hindia Belanda. Nama Kalimantan kembali mulai populer pada sekitar tahun 1940-an.

Pulau Kalimantan dikelilingi oleh Laut Cina Selatan di bagian barat dan utara-barat, Laut Sulu di utara-timur, Laut Sulawesi dan Selat Makassar di timur serta Laut Jawa dan Selat Karimata di bagian selatan.

Sungai-sungai terpanjang di Kalimantan adalah Sungai Kapuas (1143 km) di Kalimantan Barat, Indonesia, Sungai Barito (880 km) di Kalimantan Tengah, Indonesia, Sungai Mahakam (980 km) di Kalimantan Timur, Indonesia.

Jalan Nasional RI di Kalimantan sepanjang 6.075,97 km yang secara umum dengan kondisi mantap baru mencapai 77%.

Sumber:
4.bp.blogspot.com (photo)


Minggu, 25 Desember 2011

Penghujung musim 2011 Taufik Dapatkan Gelar Pertamanya

Okezone-Photo
TEMPO.CO - Pemain tunggal Indonesia, Taufik Hidayat, berhasil menjadi juara di turnamen bulu tangkis India Terbuka Grand Prix Gold. Di partai puncak, Minggu. 25 Desember 2011, pemain 30 tahun itu mampu mengalahkan pemain tuan rumah Sourabh Varma dengan skor 21-15, 21-18.

Gelar juara ini menjadi yang pertama diraih Taufik sepanjang 2011. Sebelumnya, pemain yang sudah keluar dari pemusatan latihan nasional itu sempat lolos ke final Malaysia Superseries. Sayang saat itu ia harus mengakui keunggulan dari andalan tuan rumah Lee Chong Wei.

Sayangnya pasangan ganda putra Andrei/Christopher  tak berkutik menghadapi unggulan pertama asal Jepang, Naoki Kawamae/Shoji Sato. Pasangan muda itu harus mengakui keunggulan lawannya dengan 21-17, 12-21, 21-23 setelah melewati pertandingan selama 54 menit.

Tragedi Penuh duka 2011

Tinggal menghitung hari 2011 akan berganti menjadi 2012. Untuk itu sebagai manusia tidak ada salahnya kita menjadikan apa yang telah terjadi di 2011 ini untuk bekal menghadapi tantangan baru 2012. Mari kita lihat beberapa  kejadian yang terjadi begitu dahsyat di tahun 2011 ini. Tragedi Penuh duka  2011 bagi yang mengingatnya versi dailyseconds.blogspot.com:


1.      Demo menuntut mundurnya Presiden Hosni Mubarak di Mesir
internasional.tvonenews.tv - Demonstrasi rakyat di Kairo Mesir menuntut mundurnya Presiden Hosni Mubarak pada dua pekan terakhir diprediksi menimbulkan kerugian hingga 310 juta dollar atau Rp 28 Triliun perhari.

Rakyat Mesir menginginkan kemunduran Sang Presiden, yang  terus memimpin Mesir dengan kepemimpinan otoriter Husni Mubarak. 




2.       Demo Anti-Khadafi
dunia.vivanews.com - Seperti dilansir BBC News, 22 Februari 2011, di tengah gejolak politik di negara itu, akses ke Libya semakin terbatas setelah bandara Benghazi dirusak massa.

Kerusakan terjadi masih dikarenakan aksi demonstrasi rakyat Libya. Akibatnya, pesawat tak dapat menurunkan penumpang di kota itu. Akibat kerusakan ini, Mesir mengalami kendala dalam mengevakuasi warganya dari Libya.

voanews.com - Mulai pertengahan Februari, protes marak di berbagai kota di Libya, menuntut pemimpin Libya Moammar Gaddafi yang telah berkuasa selama 42 tahun. Kubu oposisi membentuk pemerintahan tandingan di Benghazi, Libya timur. Sejak itu, kubu oposisi dan pasukan pro-Gaddafi bertempur memperebutkan berbagai kota kunci di negara ini. 


3.       Tsunami Jepang 
detiknews.com - JMA :Gempa berpusat di sekitar 130 km sebelah timur Prefektur Miyagi di kedalaman 24.4 km di bawah permukaan laut. Gempa yang berskala 8,9 skala richter (SR) ini merupakan gempa terbesar yang pernah dialami oleh Jepang, menurut NHK.

Gempa yang mengguncang Jepang pada Jumat (11/3/2011), pukul 14.46 waktu setempat atau pukul 05.46 GMT mengakibatkan gelombang tsunami. Tsunami menerjang mencapai jarak 5 KM dari garis pantai. Salah satunya wilayah Fukushima. Tsunami setinggi 10 meter telah menyapu Kota Sendai sehingga banyak rumah terendam air laut. Sementara itu, landas pacu Bandara Sendai terendam akibat tsunami, menurut laporan dari media lokal.

Peringatan tsunami meluas ke daerah Pasifik, Asia Tenggara dan negara-negara Amerika Latin, termasuk Selandia Baru, Chili, Indonesia, Filipina dan Taiwan. Sementara kebakaran dilaporkan terjadi di 48 lokasi, termasuk di sebuah pabrik besi di Prefektur Chiba. Tayangan televisi menunjukkan bahwa perahu nelayan dan mobil-mobil terbawa arus ke dalam kota dan air berlumpur menyapu daerah pertanian dan kendaraan-kendaraan yang terbalik terlihat ikut mengambang di air.

4.      Rest In Peace Marco
      
     Marco Simoncelli meninggal dunia pada balapan ke-17 dari 18 balapan di sepang-Malaysia yang akhirnya dibatalkan.

      detiksport.com - Sebelumnya, dikabarkan sempat sadar meski kondisinya kritis. Sesaat setelah kecelakaan yang menimpanya, kru Gresini Honda tampak pucat dan ada yang mengatakan kepada detikSport, "Kondisi Simoncelli sama sekali tidak bagus."

Namun, Dari informasi yang didapat detikSport di Sirkuit Sepang, Minggu (23/10/2011), Simoncelli meniggal pada pukul 16.56 waktu setempat.
      
      Kejadian ini menyisakan luka yang dalam bagi dunia Balap khususnya Moto GP. Bahkan saat pemakaman Simoncelli terlihat begitu banyak orang yang datang untuk mendo'akannya serta untuk mengucapakan kata perpisahan  yang terakhir kalinnya, "Rest In Peace Marco".

      
5.   Banjir Di Thailand
Metrotvnews.com, Bangkok: Korban tewas banjir di Thailand terus bertambah. Departemen Pencegahan Bencana dan Mitigasi Thailand, Jumat (18/11), memastikan 594 orang tewas dan dua orang lainnya hilang dalam banjir yang telah menggenangi bagian hulu Thailand selama empat bulan terakhir.

Banjir masih menggenang di 19 dari 77 provinsi dan mengganggu aktivitas sekitar 5,1 juta orang dari 1,9 juta rumah tangga. Banjir telah mempengaruhi sekitar empat juta rumah tangga dan sekitar 13,4 juta orang di 64 dari 77 provinsi sejak 25 Juli lalu.


5.       Ambruknya Jembatan Kukar di Tenggarong -KALTIM
Jembatan sepanjang 710 pada 26 November 2011 lalu. Jembatan Kutai Kartanegara (Kukar) di Tenggarong, Kalimantan Timur merupakan jembatan yang sangat indah sehingga menjadi kebanggaan  masyarakat KALTIM.  

detiknews.com - Jembatan Kukar atau Mahakam II dibangun pada 1996 sampai 1999 dan baru difungsikan pada tahun 2000. Ketika ujicoba, menurut Djoko, jembatan diisi penuh oleh mobil hingga bumper to bumper. Biaya yang dihabiskan sebanyak Rp 104,4 miliar dengan kontraktor PT Hutama Karya dengan pendanaan dari APBD tingkat II, sebagian kecil APBD tingkat I dan pinjaman dari pemerintah Jepang. Kabel utama seberat 580 ton dibuat di Kanada dan uji terowongan angin dilakukan di Monash University, Australia.

3 Wakil Indonesia di Indian Open Grand Prix

Okezone poto
detiksport.com - Taufik berhasil mengandaskan Wing Ki Wong dengan skor 21-16 15-21 21-18 dalam pertandingan semifinal yang berakhir Sabtu (24/12/2011) malam WIB selama satu jam 11 menit.

bwfbadminton.org - Taufik memiliki kesempatan yang sempurna untuk memenangkan gelar pertamanya selama lebih dari setahun. Mantan juara dunia dan Olimpiade Taufik Hidayat lolos ke perempat final Yonex-Sunrise Modi Memorial Syed India Terbuka Grand Prix Gold, Taufik yang merupakan unggulan kedua pada turnament ini akan ditantang pemain tuan rumah Sourabh Varma yang akan berlangsung Minggu (25/11/2011). Pemain asal India itu berhasil lolos setelah menumbangkan pemain dari Thailand Suppanyu Avihingsanon 26-24 21-13.

 bwfbadminton.org - Ganda putra Andrei Adistia/Christopher Rusdianto juga berhasil lolos ke partai final. Secara menabjubkan, ganda muda Indonesia ini mampu  menyingkirkan pasangan unggulan kedua Ingo Kindervater/Johannes Schoettler 21-15 21-14. Andrei/Christopher akan menghadapi unggulan pertama asal Jepang Naoki Kawamae/Shoji Sato. Ganda putra asal Jepang itu berhasil mendapatkan  tiket final setelah menyingkirkan Yao Han Ow/Wee Kiong Tan 21-14 21-16.

sports.okezone.com - Ganda campuran Muhammad Rijal/Debby Susanto juga berhasil melaju ke babak final. Pada babak semifinal, pasangan yang tidak diunggulkan ini mengalahkan pasangan tuan rumah 
Diju V./Jwala Gutta 21-15 21-12. Sayang, tidak terjadi all Indonesian final di babak final nomor ganda campuran. Pasalnya, pasangan Fran Kurniawan/Shendy Puspa Irawati harus mengakui keunggulan Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam 21-8 13-21 21-16.

Draw Pemain Minggu 25 Desember 2011


Kamis, 22 Desember 2011

Hari Ibu Di INDONESIA

Ibu adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Ibu juga rela mengorbankan nyawa hanya demi melahirkan anaknya. Padahal dia tidak tahu apakah anak yang dilahirkannya akan berbakti kepadanya atau tidak. Tapi sebagai seorang ibu pastinya dia berharap kalau anaknya kelak bisa membuatnya bangga.
sebagai seorang anak kita juga wajib menghormati dan menghargianya, bahkan kalau bisa kita juga harus membahagiakannya. Untuk itu Diberbagai penjuru dunia Hari Ibu pun menjadi hari nasional yang selalu diperingati. Termasuk di Indonesia.

Sejarah Hari Ibu diawali dari bertemunya para pejuang wanita dengan mengadakan Kongres Perempuan Indonesia I pada 22-25 Desember 1928 di Yogyakarta, di gedung Dalem Jayadipuran yang sekarang berfungsi sebagai kantor Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional dan beralamatkan di Jl. Brigjen Katamso. Kongres dihadiri sekitar 30 organisasi perempuan dari 12 kota di Jawa dan Sumatera. Hasil dari kongres tersebut salah satunya adalah membentuk Kongres Perempuan yang kini dikenal sebagai Kongres Wanita Indonesia (Kowani).

Organisasi perempuan sendiri sudah ada sejak 1912, diilhami oleh perjuangan para pahlawan wanita abad ke-19 seperti Martha Christina Tiahahu, Cut Nyak Dhien, Tjoet Nyak Meutia, R.A. Kartini, Maria Walanda Maramis, Dewi Sartika, Nyai Ahmad Dahlan, dan lain-lain.

Peristiwa itu dianggap sebagai salah satu tonggak penting sejarah perjuangan kaum perempuan Indonesia. Pemimpin organisasi perempuan dari berbagai wilayah se-Nusantara berkumpul menyatukan pikiran dan semangat untuk berjuang menuju kemerdekaan dan perbaikan nasib kaum perempuan. Berbagai isu yang saat itu dipikirkan untuk digarap adalah persatuan perempuan Nusantara, pelibatan perempuan dalam perjuangan melawan kemerdekaan, pelibatan perempuan dalam berbagai aspek pembangunan bangsa, perdagangan anak-anak dan kaum perempuan, perbaikan gizi dan kesehatan bagi ibu dan balita, pernikahan usia dini bagi perempuan, dan sebagainya. Tanpa diwarnai gembar-gembor kesetaraan gender, para pejuang perempuan itu melakukan pemikiran kritis dan aneka upaya yang amat penting bagi kemajuan bangsa.
Penetapan tanggal 22 Desember sebagai perayaan Hari Ibu diputuskan dalam Kongres Perempuan Indonesia III pada tahun 1938. Peringatan 25 tahun Hari Ibu pada tahun 1953 dirayakan meriah di tak kurang dari 85 kota Indonesia, mulai dari Meulaboh sampai Ternate.

Presiden Soekarno menetapkan melalui Dekrit Presiden No. 316 tahun 1959 bahwa tanggal 22 Desember adalah Hari Ibu dan dirayakan secara nasional hingga kini.

Kini, Hari Ibu di Indonesia diperingati untuk mengungkapkan rasa sayang dan terima kasih kepada para ibu, memuji keibuan para ibu. Berbagai kegiatan pada peringatan itu merupakan kado istimewa, penyuntingan bunga, pesta kejutan bagi para ibu, aneka lomba masak dan berkebaya, atau membebaskan para ibu dari beban kegiatan domestik sehari-hari.

Sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Hari_Ibu
http://4.bp.blogspot.com/

My Great Web page

 
Design by Free Wordpress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Templates