Is All About Extraordinary
Tampilkan postingan dengan label Hari Bersejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hari Bersejarah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Januari 2012

Yang Spesial Di Bulan Januari

Sebagai Warga Negara yang baik, sudah seharusnya kita mengetahui hari-hari bersejarah apa saja yang perlu untuk diingat. karena sejarah masa lalu merupa pembelajaran beharga bagi perjalanan suatu bangsa. Untuk itu mari kita lihat hari spesial apa di bulan Januari: 
 
1 Januari: Tahun baru Masehi

Tahun baru adalah suatu perayaan di mana suatu budaya merayakan berakhirnya masa satu tahun dan menandai dimulainya hitungan tahun selanjutnya.  

01 Januari - Hari Perdamaian Dunia

Perdamaian dapat menunjuk ke persetujuan mengakhiri sebuah perang, atau ketiadaan perang, atau ke sebuah periode di mana sebuah angkatan bersenjata tidak memerangi musuh. Damai dapat juga berarti sebuah keadaan tenang, seperti yang umum di tempat-tempat yang terpencil, mengijinkan untuk tidur atau meditasi. Damai dapat juga menggambarkan keadaan emosi dalam diri dan akhirnya damai juga dapat berarti kombinasi dari definisi-definisi di atas.

Pencipta perdamaian adalah tokoh yang mengatasi kekerasan dan konflik yang dihadapi melalui kepemimpinan dan visi untuk mencapai perdamaian. Penghargaan Nobel Perdamaian dianugerahkan setiap tahun untuk tokoh terkemuka, umumnya pencipta perdamaian dan visioner yang telah mengatasi lingkaran setan kekerasan, konflik, atau penindasan melalui kepemimpinan moralnya, namun yang menimbulkan kontroversi, banyak mantan penghasut perang yang dipercaya membawa dunia mendekati akhir keadaan tersebut melalui pemberian istimewa dalam mencoba mencapai perdamaian.

Di bawah ini adalah sebagian daftar penerima Nobel Perdamaian yang dianggap kontroversial oleh sebagian pihak:

    Theodore Roosevelt (1906);
    Martin Luther King, Jr. (1964);
    Henry Kissinger dan Le Duc Tho (1973);
    Anwar Sadat (1978);
    Mother Teresa (1979);
    Nelson Mandela dan Frederik Willem de Klerk (1993);
    Yasser Arafat, Shimon Peres dan Yitzhak Rabin (1994);
    John Hume dan David Trimble (1998);
    Wangari Maathai (2004).    

Beberapa Kutipan:
Dari Surat dari Penjara Birmingham karya Martin Luther King, Jr.:
"Perdamaian yang sesungguhnya bukan semata-mata tidak ada ketegangan: melainkan adanya keadilan."

Dari Henry Timrod, dikenal sebagai Penyair Istana Konfederasi, yang menulis puisi yang bersemangat yang menyebabkan banyak pemuda yang mendaftarkan diri sebagai Tentara Konfederasi selama Perang Saudara Amerika. Namun, setelah menyaksikan horor perang, ia menulis doa untuk perdamaian yang amat pedih:
"Tidak semua kegelapan negeri dapat menyembunyikan mata dan tangan yang terangkat; maupun konflik yang berdentang harus berakhir, untuk membuat-Mu mendengar jerit kami demi perdamaian."

05 Januari - HUT Korps Wanita Angkatan Laut

10 Januari - Hari Tritura
Tri Tuntutan Rakyat (atau biasa disingkat Tritura) adalah tiga tuntutan kepada pemerintah yang diserukan para mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI), dan didukung penuh oleh Angkatan Bersenjata. Tiga tuntutan tersebut didasarkan oleh kondisi negara waktu itu. Memasuki akhir 1965, keadaan negara Indonesia sudah sangat parah, baik dari segi ekonomi maupun politik. Harga barang naik sangat tinggi terutama BBM.

Isi Tritura ditahun 1966 adalah:
1. Bubarkan PKI
2. Perombakan kabinet
3. Turunkan harga

Tuntutan pertama dan kedua sebelumnya sudah pernah diserukan oleh KAP-Gestapu (Kesatuan Aksi Pengganyangan Gerakan 30 September).  Sedangkan tuntutan ketiga baru diserukan saat itu.

Kemudian di tahun 1998 Tritura versi kedua muncul seiring munculnya Gerakan Reformasi.

Isi Tritura di tahun 1998 adalah :
1. Turunkan HarGa (SoeHARto & keluarGA)
2. Turunkan harga
3. Reformasi kabinet (?) 

10 Januari-Hari Sejuta Pohon

Berdasarkan kegunaannya tanaman bukan saja berfungsi sebagai penyaring udara dan menampung air tanah tapi juga mampu memberikan efek sejuk dan mengurangi polusi suara. Mari kita lihat bersama-sama kegunaan tersebut.

1. Mengurangi Kebisingan
2. Pendingin Alami
3. Menyimpan Air Tanah
4. Bumbu Dapur dan Obat KeluargaTanaman untuk bumbu dapur seperti daun pandan, lengkuas, dan jahe sangat mudah ditanam dan tidak memerlukan lahan yang luas.


15 Januari: Hari Peristiwa Laut dan Samudera

Tanggal 15 Januari diperingati sebagai Hari Dharma Samudra. Yaitu untuk mengenang "jiwa atau semangat" pengorbanan dari seluruh pejuang bahari (TNI AL) untuk mempertahankan kedaulatan negeri ini dari masa ke masa.

25 Januari - Hari Gizi
25 januari 1627, Empat abad yang silam lahirlah seorang bayi bernama Robert Boyle di Irlandia. Kelak kita kenal bayi tersebut tumbuh dewasa menjadi seorang besar karena kejeniusan otaknya. Sedikit mengutip dari situs ensiklopedia Wikipedia, dia adalah seorang filsuf, kimiawan, fisikawan, penemu, dan ilmuwan. Ia begitu tersohor karena karya-karyanya di bidang fisika dan kimia. Walaupun riset dan filsafat pribadinya jelas berakar dari tradisi alkimia, ia sering dianggap sebagai kimiawan modern pertama. Seorang ilmuwan besar yang mengharumkan bagi bangsa kelahirannya tentu.

Bukan ingin membahas tentang hal ihwal tentang ilmu Kimia, saya hanya melihat persamaan tanggal yang tertera di kalender tersebut. Bersama dengan hari kelahiran seorang jenius tersebut, di Indonesia 25 Januari tertulis di kalender nasional sebagai Hari Gizi dan Makanan, serta Hari Kusta.

25 Januari - Hari Kusta Internasional

Konon, kusta telah menyerang manusia sejak 300 SM, dan telah dikenal oleh peradaban Tiongkok kuna, Mesir kuna, dan India. Pada 1995, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan terdapat dua hingga tiga juta jiwa yang cacat permanen karena kusta. Walaupun pengisolasian atau pemisahan penderita dengan masyarakat dirasakan kurang perlu dan tidak etis, beberapa kelompok penderita masih dapat ditemukan di berbagai belahan dunia, seperti India dan Vietnam.

Pengobatan yang efektif terhadap penyakit kusta ditemukan pada akir 1940-an dengan diperkenalkannya dapson dan derivatnya. Bagaimanapun juga, bakteri penyebab lepra secara bertahap menjadi kebal terhadap dapson dan menjadi kian menyebar. Hal ini terjadi hingga ditemukannya pengobatan multiobat pada awal 1980-an dan penyakit ini pun mampu ditangani kembali.

sumber:
id.wikipedia.org
dinkes.gorontalo.web.id
kesehatan.kompasiana.com
mywrotes.wordpress.com

Kamis, 22 Desember 2011

Hari Ibu Di INDONESIA

Ibu adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Ibu juga rela mengorbankan nyawa hanya demi melahirkan anaknya. Padahal dia tidak tahu apakah anak yang dilahirkannya akan berbakti kepadanya atau tidak. Tapi sebagai seorang ibu pastinya dia berharap kalau anaknya kelak bisa membuatnya bangga.
sebagai seorang anak kita juga wajib menghormati dan menghargianya, bahkan kalau bisa kita juga harus membahagiakannya. Untuk itu Diberbagai penjuru dunia Hari Ibu pun menjadi hari nasional yang selalu diperingati. Termasuk di Indonesia.

Sejarah Hari Ibu diawali dari bertemunya para pejuang wanita dengan mengadakan Kongres Perempuan Indonesia I pada 22-25 Desember 1928 di Yogyakarta, di gedung Dalem Jayadipuran yang sekarang berfungsi sebagai kantor Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional dan beralamatkan di Jl. Brigjen Katamso. Kongres dihadiri sekitar 30 organisasi perempuan dari 12 kota di Jawa dan Sumatera. Hasil dari kongres tersebut salah satunya adalah membentuk Kongres Perempuan yang kini dikenal sebagai Kongres Wanita Indonesia (Kowani).

Organisasi perempuan sendiri sudah ada sejak 1912, diilhami oleh perjuangan para pahlawan wanita abad ke-19 seperti Martha Christina Tiahahu, Cut Nyak Dhien, Tjoet Nyak Meutia, R.A. Kartini, Maria Walanda Maramis, Dewi Sartika, Nyai Ahmad Dahlan, dan lain-lain.

Peristiwa itu dianggap sebagai salah satu tonggak penting sejarah perjuangan kaum perempuan Indonesia. Pemimpin organisasi perempuan dari berbagai wilayah se-Nusantara berkumpul menyatukan pikiran dan semangat untuk berjuang menuju kemerdekaan dan perbaikan nasib kaum perempuan. Berbagai isu yang saat itu dipikirkan untuk digarap adalah persatuan perempuan Nusantara, pelibatan perempuan dalam perjuangan melawan kemerdekaan, pelibatan perempuan dalam berbagai aspek pembangunan bangsa, perdagangan anak-anak dan kaum perempuan, perbaikan gizi dan kesehatan bagi ibu dan balita, pernikahan usia dini bagi perempuan, dan sebagainya. Tanpa diwarnai gembar-gembor kesetaraan gender, para pejuang perempuan itu melakukan pemikiran kritis dan aneka upaya yang amat penting bagi kemajuan bangsa.
Penetapan tanggal 22 Desember sebagai perayaan Hari Ibu diputuskan dalam Kongres Perempuan Indonesia III pada tahun 1938. Peringatan 25 tahun Hari Ibu pada tahun 1953 dirayakan meriah di tak kurang dari 85 kota Indonesia, mulai dari Meulaboh sampai Ternate.

Presiden Soekarno menetapkan melalui Dekrit Presiden No. 316 tahun 1959 bahwa tanggal 22 Desember adalah Hari Ibu dan dirayakan secara nasional hingga kini.

Kini, Hari Ibu di Indonesia diperingati untuk mengungkapkan rasa sayang dan terima kasih kepada para ibu, memuji keibuan para ibu. Berbagai kegiatan pada peringatan itu merupakan kado istimewa, penyuntingan bunga, pesta kejutan bagi para ibu, aneka lomba masak dan berkebaya, atau membebaskan para ibu dari beban kegiatan domestik sehari-hari.

Sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Hari_Ibu
http://4.bp.blogspot.com/

My Great Web page

 
Design by Free Wordpress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Templates