Is All About Extraordinary

Selasa, 10 Januari 2012

Qualifikasi: Lindaweni Kandas, Hanya Firdasari dan Maria Febe Yang Lolos Ke Leg Pertama

Maybank Malaysia Open 2012 yang berlangsung dari 10-15 Januari di Venue Putra Stadium National Sports Complex Bukit Jalil, Kuala Lumpur telah melangsungkan babak qualifikasi dan telah menyisihkan beberapa pemain dari berbagai negara termasuk para pemain Indonesia.

Dari semua pemain Indonesia yang berlaga di final qualifikasi; Lindaweni FANETRI, pasangan ganda campuran Fran/Shendy dan Andre Kurniawan TEDJONO harus gagal melaju kebabak pertama Maybank Malaysia Open 2012, dan hanya meloloskan 2 tunggal putri; Firdasari dan Maria Febe.

Lindaweni harus mengakui keunggulan pemain tuan rumah Jing Yi TEE, dua set langsung dengan skor 18-21 16-21 dalam waktu 37 menit.

Nasib serupa juga dialami pasangan ganda campuran Fran/Shendy  yang harus mengakui keunggulan pasangan Yeon Seong YOO/Ye Na JANG (KOR) dengan skor 24-26 18-21

Untungnya keadaan berbeda di alami Firdasari dan Maria Febe yang berhasil melaju kebabak pertama usai menaklukan lawanya, masing-masing;

Adrianti FIRDASARI berhadapan dengan Jeanine CICOGNINI (SUI) menang dengan 21-17 21-13 dalam 27 menit.

Kemudian Maria Febe KUSUMASTUTI meski harus bermain rubber set namun akhirnya berhasil mengandaskan pemain tuan rumah Lydia Li Ya CHEAH dengan 21-15 18-21 21-10.

Dan yang terakhir Andre Kurniawan TEDJONO yang bertemu Tien Chen CHOU juga harus kandas setelah bermain rubber set  18-21 21-19 23-21.



Qualification MAYBANK Malaysia Open 2012

Pada babak pertama qualifikasi  Maybank Malaysia Open, beberapa pemain Indonesia yang harus berjuang adalah:
  1. Ganda campuran: Fran KURNIAWAN/Shendy Puspa IRAWATI, Markis KIDO/Pia Zebadiah BERNADETH
  2. Tunggal putri: Maria Febe KUSUMASTUTI, Adrianti FIRDASARI, Lindaweni FANETRI 
  3. Tunggal putra: Andre Kurniawan TEDJONO  
Dari semua pemain Indonesia yang berlaga di babak qualifikasi hanya pasangan Markis KIDO/Pia Zebadiah BERNADETH yang gagal melangkah kebabak selanjutnya. Pasangan kakak beradik ini harus takluk dari pasangan Malaysia  Aik Quan TAN/Pei Jing LAI  dengan 15-21 18-21.

Pasangan yang baru dipasangkan beberapa waktu yang lalu Fran KURNIAWAN/Shendy Puspa IRAWATI akan meraih tiket babak pertaman Maybank Malaysia Open jika mampun menaklukan pasangan Yeon Seong YOO/Ye Na JANG (KOR). Pada babak awal qualifikasi Fran/Shendy telah mampu mengalahkan pasangan Johannes SCHOETTLER/Sandra MARINELLO (GER) lewat rubber set 21-14 18-21 23-21  .

Maria Febe KUSUMASTUTI yang berhadapan dengan Rena WANG yang merupakn pemain tuan rumah, dan mampu mengandaskan Rena WANG dengan 21-13 21-8  dalam waktu 27 menit. Untuk mendapatkan tiket kebabak pertama Maybank Malaysia Open 2012 Maria Febe akan bertemu Lydia Li Ya CHEAH  yang merupakan pemain tuan rumah juga.


Sementara itu, Lindaweni FANETRI juga mampu menaklukan Aiying XING (SIN) dengan 21-15 21-13. Selanjutnya akan bertemu dengan Jing Yi TEE (MAS).

Kemenangan Juga diraih Adrianti FIRDASARI setalah mengandaskan Lok Yan POON (HKG) lewat rubber set dengan 16-21 21-14 21-19 dalam 46 menit dan akan bertemu Jeanine CICOGNINI (SUI) dibabak selanjutnya.

Andre Kurniawan TEDJONO yang bertemu pemain Chinese Taipei  Jen Hao HSU dengan 24-22 22-20 untuk kemenangan Andre Kurniawan TEDJONO dan akan bertemu Tien Chen CHOU untuk babak selanjutnya.









Minggu, 08 Januari 2012

Lee Chong Wei Juara, 4 Gelar Victor Korea Open 2012 Diraih China

Dominasi China Tetap tidak terpatahkan. China menempatkan semua wakilnya di partai final bahkan di tunggal putri terjadi all China finals.

Di Partai pertama ada  ganda putra Cai Yun/Haifeng Fu(China) vs Lee Yong Dea/Jung Jae Sung (Korea) dengan skor akhir 18-21 21-17 21-19         untuk kemenangan pasang China.

Partai kedua, antara pasangan TIAN Qing / ZHAO Yunlei(China) Vs HA Jung Eun / KIM Min Jung(Korea) lagi-lagi China berhasil menaklukan pasangan tuan rumah dua set langsung  dengan 21-18 21-13.

Kali ini, di partai ketiga China harus puas dengan hanya menjadi Runner Up, setelah tunggal putra No.1 dunia Lee Chong Wei (Malaysia) berhasil mengalahkan Lin Dan(China) yang merupakan unggulan ke-2 dengan Rubber set dengan skor akhir 12-21 21-18 21-14.

Wang Shixian (China) yang bermain di partai ke tiga berhasil menuntaskan perlawanan rekan senegaranya Jiang Yanjiao (China) dua set langsung dengan 21-12 21-17  dan dalam 39 menit.

Partai terakhir yang mempertemukan wakil tuan rumah antara pasang ganda campuran Lee Yong Dea/ Ha Jung Eun (Korea) dengan pasangan XU Chen/MA Jin(China) berhasil di menangkan pasangan  China  dengan 12-12 21-19 10-21 dalam 1 jam 2 menit.

Sabtu, 07 Januari 2012

Indonesia Tak Punya Wakil Lagi Di Victor Korea Open 2012

Indonesia Menempat 3 wakilnya di perempatfinal VICTOR Korea Open yang berlangsung 03-08 Januari. Namun tak satupun yang mampu lolos ke semifinal. Indonesia harus menelan kekalahan.
Pasangan campuran terbaik Indonesia Tantowi/Liliyana tak mampu menahan laju lawannya LEE Yong Dae/HA Jung Eun yang merupakan pasangan tuan rumah dan harus kalah dengan 16-21 21-15 16-21.

Diganda putri Indonesia diwakili oleh pasangan Meiliana Jauhari/Greysia Polii yang juga harus takluk dari pasangan tuan rumah HA Jung Eun/KIM Min Jung dua set langsung dengan 8-21- 9-21.

Selain kedua pasangan ganda, Indonesia juga menempat Simon Santoso di tunggal putra. Tapi lagi-lagi sayang Simon tidak mampu menundukan DU Pengyu asal China, dan harus mengakui keunggulan lawan dengan 16-21 19-21.

Dengan Hasil ini Indonesia mau tak mau harus menunggu, untuk bisa melihat para pahlawan bulutangkisnya meraih kemenangan di Events lainnya. Semoga.

Kamis, 05 Januari 2012

Pesona Taman Nasional Uluru-Kata Tjuta

Uluru, dikenal juga sebagai Ayers Rock, adalah sebuah formasi batu berukuran besar di Taman Nasional Uluru-Kata Tjuta, sekitar 350 km di barat daya kota Alice Springs, Northern Territory, Australia. Uluru adalah benda keramat bagi suku Aborigin dengan banyak mata air, gua, dan lukisan primitif.
 

Penamaan
Nama Uluru digunakan oleh orang Anangu suku Aborigin dan tidak memiliki makna khusus dalam Pitjantjatjara, bahasa setempat.

Pada Oktober 1872, penjelajah Ernest Giles menjadi orang asing pertama yang melihat batuan ini namun tidak bisa mendekat karena dihalangi Danau Amadeus dan hanya menyebutnya sebagai "the remarkable pebble". 

Pada bulan Juli 1873, surveyor William Gosse mengunjungi batu ini dan menamainya Ayers Rock, untuk menghormati Chief Secretary Australia Selatan, Sir Henry Ayers.

Pada 1993, diadopsilah kebijakan nama dual sehingga pada 15 Desember, namanya menjadi Ayers Rock / Uluru dan pada 6 November 2002, namanya dibalik menjadi Uluru/Ayers Rock atas permintaan dari Asosiasi Turisme Regional Alice Springs.

Uluru merupakan salah satu dari ikon alam Australia yang paling terkenal.
Uluru juga disebut monolit, yaitu sebuah batu tunggal atau Boulder raksasa, memperluas sekitar 5km bawah dataran gurun dan berukuran 3,6 untuk 2.4km di permukaan. 

Formasi pasir yang terkenal sedunia berdiri 348 m (1142 ft) tinggi (863 m / 2831 ft di atas permukaan laut) dengan sebagian besar massa berada di bawah tanah, dan ukuran lingkar 9,4 km (5,8 mil). 

Beberapa mengatakan bahwa Uluru adalah yang terbesar dari jenisnya, yang lain mengatakan bahwa Gunung Augustus di Western Australia yang lebih luas. Apapun kondisinya, berdiri di depan Uluru dan melihat curah yang besar naik di atas dataran sekitarnya, itu tidak kekurangan mengesankan. 

Kata Tjuta adalah kumpulan dari 36 kubah batu berbagai ukuran 36 km sebelah barat dari Uluru. Beberapa ahli geologi percaya bahwa ketika ada mungkin telah jauh melampaui monolit Uluru dalam ukuran, tetapi terkikis untuk memisahkan beberapa bulks dari batu.

Uluru dan Kata Tjuta memiliki makna budaya besar untuk orang Anangu suku Aborigin, yang mengarah ke jalan-jalan wisata menginformasikan pengunjung lokal tentang flora dan fauna, makanan dan semak Aborigin Mimpi cerita kawasan.
 
Orang-orang Anangu telah tinggal di daerah tersebut selama ribuan tahun. Beberapa catatan menyarankan mereka mungkin telah ada selama lebih dari 10.000 tahun.

Selain kedua fitur utama dari taman juga melindungi ratusan spesies tanaman, 24 spesies mamalia asli dan 72 jenis reptil. Untuk melindungi ini, off-road akses jauh dari Uluru dan Kata Tjuta tidak diperbolehkan.

Uktuk iklim, pada bulan Desember dan Januari, suhu bisa panas terik, dan beberapa daerah mungkin ditutup untuk keselamatan wisatawan. Juli, Agustus dan September, menawarkan iklim yang lebih hangat, tapi masih cukup hangat untuk bekerja sampai keringat di tengah hari.

Pesona The Wave Arizona, AS

Dikenal sebagai "The Wave", formasi ini terbentuk hampir 200 juta tahun lalu telah merubah bukit pasir  menjadi batu yang begitu indah.  Sebenarnya itu sebuah ngarai kecil di antara batu pasir terkikis. Daerah ini adalah galeri dari batu pasir bengkok, menyerupai pilar cacat, kerucut, jamur dan kreasi lainnya.  
 
Garis-garis yang berwarna campuran unik dari warna dramatis yang indah berasal dari zat besi dan mangan yang mengendap di air tanah, dan kemudian mengalir ke permukaan batu paras. Zat kalsit ikut menambah tekstur dan warna batu itu seperti; kuning pastel, pink dan merah.
 
The Wave adalah batu pasir yang merupakan formasi batu yang terletak di Amerika Serikat di dekat  perbatasan Arizona dan Utah  di lereng dari Buttes Coyote, di Wilderness Canyon-Vermilion Cliffs Paria, di Dataran Tinggi Colorado. Dan sangat terkenal di kalangan para pendaki dan fotografer yang penyuka warna-warni, bentuk yang bergelombang.




Dalam pembentukan batu paras di wilayah The Wave, erosi oleh angin terjadi melalui abrasi. Angin mencungkil sejengkal batu paras dan mengempaskannya ke arah karang. Proses ini berlangsung terus hingga menjadi pahatan berupa garis-garis yang indah.

Formasi Jurassic Sandstone Navajo adalah dasar dari Buttes Coyote (dan Wave). Hampir seluruh wilayah ini merupakan padang pasir di mana bukit-bukit besar berubah  didorong oleh angin musiman. 
 
Apa yang kita lihat sekarang adalah beberapa bukit crossbedded asli dibentuk menjadi bentang alam yang dramatis dan terpapar oleh erosi dari kalpa limpasan. Pita warna spektakuler yang disebut Band Liesegang , dibentuk oleh gerakan dan presipitasi oksidasi  seperti Zat besi dan mangan oleh air tanah. Vena tipis atau sirip kalsit memotong batu pasir, menambahkan dimensi lain untuk lanskap.

 
Batu pasir lembut Wave adalah rapuh, jadi harus berjalan dengan hati-hati agar tidak mematahkan bagian/punggung kecil dari gugusan The Wave tersebut.


Waktu yang baik untuk memotret Wave adalah beberapa jam sekitar tengah hari ketika tidak ada bayangan di tengah, meskipun pagi dan sore hari bayangan juga dapat membuat foto yang dramatis.
Setelah hujan baru turun, banyak bentuk kolam yang dapat berisi ratusan berudu dan udang peri. Kolam ada untuk beberapa hari.


Di atas dan sedikit kebarat barat Wave adalah "Gelombang Kedua," yang memiliki warna redup namun masih menarik bagi sebagian besar pengunjung dan fotografer.



Sources: en.wikipedia.org poto (bestourism.com), cr-qi.blogspot.com, vegas-online.de, flickr.com

Pesona Cano Cristales, Kolombia

Cano Cristales, terletak di Kolombia. Sungai ini memiliki 5 warna diairnya. Dikenal juga dengan "Sungai Lima Warna" atau "Sungai Pelangi." Warna yang di pancarkan sungai ini adalah berasal dari ganggang khusus yang ada pada bebatuan disungai tersebut.

Sungai ini terletak didaerah yang terpencil, didekat kota La Macarena. Sungai dengan lebar 20 meter dan panjang 100 meter ini hanya bisa dicapai dengan menggunakan kuda atau bagal dan hanya sedikit agen perjalanan yang menawarkan perjalanan kesana.

Arus air sungai akan mempengaruhi jumlah sinar matahari yang mencapai ganggang, dan selama musim hujan, arus tersebut menjauhkan sinar matahari dari dasar sungai. Pada musim kemarau, airnya terlalu dangkal jadi tidak akan mengeluarkan warna-warna tersebut. Tapi saat-saat diantara kedua musim tersebut merupakan waktu yang tepat bagi Cano Cristales untuk memamerkan warnanya.

Selama waktu-waktu tersebut, dasar sungai ditutupi oleh berbagai warna, mulai dari biru, hingga hijau dan merah, dengan banyak gradasi warna. Sayangnya keindahan ini hanya bertahan beberapa hari, antara musim hujan dan musim kemarau. Tapi hal itu yang justru membuat sungai ini menjadi lebih spesial.
 




 

sources: bangrifai.blogspot.com
poto: pics-site.com

My Great Web page

 
Design by Free Wordpress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Templates